Analisis Perencanaan produksi

1.Pengertian produksi , produk dan jasa

Produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhan.

Produk yaitu hasil dari kegiatan produksi yang berupa barang atau jasa

Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa.


2.Hal yang harus di pertimbangkan dalam menentukan jenis adalah :

  1. Pililah usaha yang memiliki peluang besar
  2. Sesuaikan dengan kemampuan
  3. Sesuaikan dengan kondisi keuangan
  4. Mempertimbangkan bahan baku (apakah mudah di dapat atau tidak dan ketersediaan bahan di pasaran)
  5. Tentukan pemasaran produk juga penting

Hal yang harus di pertimbangkan dalam menentukan mutu adalah :

  1. Memilih bahan baku yang berkualitas namun terjangkau, kualitas bahan menjadi salah satu hal yang penting dalam keberhasilan suatu produk
  2. Proses pembuatan produk juga menentukan mutu produk itu sendiri
  3. Dalam setiap proses kerjakan dengan hati-hati dan teliti agar menciptakan kerapian yang akan menjadi nilai jual produk 3. Kemas produk dengan kemasan yang menarik. Tidak perlu mewah. Sederhana namun menjadi ciri khas yang akan mudah diingat masyarakat
  4. Kerapian dalam pengemasan juga dapat meningkatkan mutu produk
  5. Simak lebih lanjut di Brainly.co.id – https://brainly.co.id/tugas/13395271#readmore

4.jenis jenis perencanaan produksi.

Perencanaan produksi yang terdapat dalam suatu perusahaan dapat dibedakan menurut jangka waktu yang tercakup, yaitu perencanaan produksi jangka pendek ( perencanaan operasional ). Yang dimaksud dengan Perencanaan Produksi Jangka Panjang adalah penentuan tingkat kegiatan produksi lebih daripada satu tahun, dan biasanya sampai dengan lima tahun mendatang, dengan tujuan untuk mengatur pertambahan kapasitas peralatan atau mesin-mesin, ekspansi pabrik dan pengembangan produk ( product development ).
Perencanaan Produksi Jangka Pendek adalah penetuan kegiatan produksi yang akan dilakukan dalam jangka waktu satu tahun mendatang atau kurang, dengan tujuan untuk mengatur penggunaan tenaga kerja, persediaan bahan dan fasilitas produksi yang dimiliki perusahaan pabrik. Oleh karena perencanaan produksi jangka pendek berhubungan dengan pengaturan operasi produksi, maka perencanaan ini disebut juga dengan perencanaan operasional.

Dari kedua jenis perencanaan produksi di atas dapat kita ketahui bahwa setiap perencanaan produksi mempunyai cirri-ciri sebagai berikut :

Perencanaan Produksi yang menyangkut kegiatan pada masa yang akan datang, dibuat berdasarkan penaksiran atau ramalan kegiatan yang ditentukan oleh ramalan penjualan pada masa yang akan datang.

Perencanaan Produksi mempunyai jangka waktu tertentu

Perencanaan Produksi mempersiapkan tenaga kerja atau buruh, bahan-bahan, mesin-mesin dan peralatan lain pada waktu yang diperlukan

Perencanaan Produksi harus menentukan jumlah dan jenis serta kualitas dari produk yang akan diproduksi

Perencanaan produksi harus dapat mengoordinasi kegiatan produksi dengan mengoordinir bagian-bagian yang mempunyai hubungan langsung ataupun tidak dengan kegiatan produksi

Dalam perencanaan produksi ini, kita menginginkan dapat disusun suatu rencana produksi yang baik yang dapat dilaksanakan dan dengan biaya yang serendah mungkin.

Syarat-syarat suatu rencana produksi yang baik adalah

Harus disesuaikan atas dasar tujuan atau objektivitas perusahaan yang dinyatakan dengan jelas

Rencana tersebut harus sederhana dan dapat dimengerti serta mungkin dilaksanakan

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai